fbpx
header-swiper-1
header-swiper-2
header-swiper-3
header-swiper-4
header-swiper-5
header-swiper-6
header-swiper-7

Events

KONFERENSI PENDIDIK NUSANTARA (KPN)


Date: January 4, 2021

Time: 2:45 pm-

Place: Zoom Meeting


Belajar dari Rumah (BDR) sebagai dampak dari pandemi global Covid-19 telah memunculkan berbagai inovasi dan juga tantangan. Salah satunya: ketimpangan dalam mengakses pendidikan berkualitas yang telah lama ada semakin melebar.

Muncul kekhawatiran murid yang berada dalam situasi kurang beruntung berpotensi mengalami penurunan kemampuan belajar (learning loss).

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut diperlukan strategi yang tepat dalam merespon efek disparitas BDR yang muncul ketika sekolah kembali melakukan tatap muka bertahap.

Menjawab tantangan tersebut, Fatih Bilingual School Aceh akan menyelenggarakan Konferensi Pendidik Nusantara (KPN) ini dilaksanakan secara daring selama satu minggu dari tanggal 4 – 9 Januari 2021.

KPN diharapkan menjadi sarana berdiskusi, berbagi praktik baik, dan untuk meningkatkan pemahaman para insan pendidik dari seluruh Indonesia dengan menghadirkan berbagai pembicara, ahli, peneliti, pemerhati dan praktisi pendidikan.

Semangat saling berbagi dan menguatkan

“Kami mengajak siapapun yang tertarik dari berbagai pelosok Indonesia untuk bergabung dan berdiskusi dalam acara ini. Jadi justru ini menjadi semangat tersendiri kita bisa mengumpulkan dan berkumpul bersama insan-insan pendidik hebat dari 34 provinsi,” ungkap Nurhadi Hafman, Direktur Fatih Bilingual School.

KPN diharapkan nantinya dapat merumuskan strategi tepat untuk pembeljaran jarak jauh (PJJ) maupun persiapan menuju masa transisi dalam pembukaan sekolah kembali dari berbagai kalangan seperti para guru, peneliti, orangtua, psikolog dan bahkan siswa sendiri.

“Tahun ini kami mengusung tema yang memang sedang dialami dan diperbincangkan banyak insan pendidik yaitu BDR (Belajar dari Rumah) dan pembukaan kembali sekolah,” ungkap Nurhadi.
Ia melanjutkan, “sehingga tahun ini secara topik akan lebih berhubungan langsung dan memberikan impact kepada peserta.”
Selain itu, Nurhadi juga menyampaikan KPN mengusung topik-topik yang mungkin kurang diperhatikan secara umum, misalnya pendidikan untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) maupun Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs – Sustainable Development Goals) dalam pendidikan.

“Apapun itu, teman-teman pendidik harus didukung minimal secara moril dan minimal dengan saling berbagi praktik-praktik baik. Jadi memang menjadi tujuan dari KPN untuk menjalin komunikasi dengan semua dan saling mendukung kebijakan masing-masing sekolah dan daerah,” ujar Nurhadi kembali menegaskan.

Ia berharap, Konferensi Pendidik Nusantara akan melahirkan Komunitas Pendidik Nusantara yang pada akhirnya tidak akan berhenti di satu acara.

“Kami merencanakan acara bulanan kedepannya sehingga kita semua memiliki platform alternatif untuk berkolaborasi dan membantu pemerintah mewujudkan ‘Indonesia Merdeka Belajar’,” pungkas Nurhadi.


Share

×

Selamat Datang!

Admission Representative FBS selalu hadir untuk memberi jawaban dari setiap pertanyaan Ayah/Bunda melalui WhatsApp atau Email ke admission@fatih.sch.id

× Silahkan Hubungi Kami