FATIH SEHAT DENGAN SENAM ASRAMA SEHAT

Bak kata pepatah, Al Aqlussaalim Fill Jismissaalim (Akal yang sehat dan cerdas terdapat dalam jiwa yang kuat dan sehat) hal itu yang ingin coba diterapkan oleh yayasan Fatih Bilingual School. Dimana tidak hanya memperhatikan masalah Akademik dan Prestasi Siswa saja, tetapi kesehatan dan kebugaran siswa juga menjadi perioritas yang tidak kalah penting.

Hal itu diwujudkan adanya berbagai cabang Eskul dibidang olahraga yang disediakan oleh pihak sekolah, dan pihak asrama Fatih Bilingual School juga tidak mau ketinggalan ikut berpartisipasi dalam program tersebut, hal itu direalisasikan pihak Asrama dengan menggalakan semua siswa asrama mengikuti senam pagi setiap dua kali seminggu yang dilaksanakan hari selasa dan sabtu setelah taddarus Alqur’an selepas Shalat Subuh berjamaah.

 

Hal itu juga mendapat respon yang sangat bagus dari para siswa, dimana mereka sangat bersemangat dalam mengikuti Senam tersebut, bahkan sebagian siswa sampai ketagihan untuk senam, sehingga hampir setiap hari mereka bertanya kepada pihak pembina kapan akan akan dilaksanakan senam lagi.

Selain dapat menyehatkan Jasmani, senam pagi tersebut juga sangat seru, karena disamping diiringi dengan musik dan gerakan yang energik, Senam pagi tersebut juga  merupakan hal yang baru terkhusus bagi siswa asrama Fatih.

Saat dikonfirmasi atau diwawancara mengenai tanggapan mereka mengenai kegiatan senam tersebut, hampir seluruh siswa Fatih Putra sangat  mengapresiasi kegiatan tersebut. seperti yang disampaikan oleh Surya Perdana siswa kelas 8 SMP Fatih Bilingual School “Acara Senam Pagi seperti ini sangat bagus dan perlu dipertahankan, karena selain menyehatkan juga bisa menjaga stamina saat belajar di kelas, karena terkadang saat belajar dikelas sering ngatuk karena bawaan lemas saat bangun tidur, namun kalau udah senam akan lebih semangat karena kita sudah diajak gerak-gerak-badan dulu, jadi bisa lebih seger saat pelajaran pertama dimulai” ujarnya

Selain diikuti oleh para siswa, para pembina Asramapun tidak mau kalah dengan para siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut