fatihschool

Menjadi Juara Umum di OSK 3 siswa SMP Fatih tapaki OSP ACEH

Fatih Billingual school kembali menunjukan tajinya dengan menempatkan 3 peserta didiknya sebagai juara dalam olimpiade Sains tingkat Kota (OSK) Banda aceh. hal pastikan setelah keluarnya pengumuman dari dinas pendidikan kota Banda Aceh pada tanggal 29 maret 2017 yang lalu. 3 siswa tersebut antara lain Ahmad Faqih Al-ghiffary juara pertama OSK bidang kelimuan matematika, Muhammad Surya Perdana juara pertama OSK bidang keilmuan Ilmu pengetahuan Alam (IPA) dan Muhammad Rizky Akbar jaura kedua OSK bidang keilmuan Ilmu pengetahuan Sosial (IPS).

Keberhasilan 3 siswa tersebut tidak terlepas dari kerja keras mereka selama persiapan sebelum mengikuti OSK kota banda aceh yang tahun ini yang dikuti lebih dari seratus siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Banda Aceh. selain itu keberhasilan ini juga merupakan keberhasilan sekolah dan para guru yang mampu membimbing para siswa agar terus belajar agar mendapatkan hasil yang baik dan membangakan.

ucapan selamat atas keberhasilan 3 siswa SMP Fatih tersebut tidak hanya dari para guru tapi juga mengalir dari para orang tua siswa yang dapat dilihat dari laman fansfage Facebook Fatih Billingual School, salah satunya penguna akun facebook Hafnini Ali yang mengucapkan selamat kepada para siswa dan para guru atas prestasi yang telah dicapai dan memberikan semangat agar kedepannya prestasi yang telah ada dapat ditingkatkan.

Namun OSK baru merupakan seleksi awal yang harus dilalui para siswa untuk menuju Olimpiade Sians nasional (OSN). Para siswa harus terus berjuang dan bekerja keras untuk dapat berpartisipasi dalam ajang sains tahunan paling bergengsi bagi para siswa yang ada di Indonesia. tetap fokus dan kerja keras karena tantangan kedepan akan lebih sulit dan yang paling dekat adalah Olimpiade Sains Tingkat Provinsi (OSP) yang akan dihelat pada bulan Mei mendatang.
Amanah kembali disandang dipundak 3 jawara Fatih ini untuk dapat mengharumkan nama sekolah pada khususnya dan Banda Aceh pada umumnya. Semua akan terwujud dengan kerja keras, doa dan dukungan dari semua pihak agar mereka dapat bersaing ditingkat nasional.

Team Fatih Unggul Dengan Skor Telak Mulai Dari Tingkat Kab Kota Sampai Provinsi


“barang siapa yang menanam pasti akan menuai” mungkin falsafah itu sangat sering kita dengarkan dalam kehidupan kita, bahkan tak jarang sebagian dari kita juga sering menggunakan atau menyampaikan kata-kata bijak tersebut dalam keadaan tertentu.
Berasaskan dengan falsafah bijak tersebut juga, para jawara Fatih Bilingual School selalu berusaha untuk tampil maksimal serta selalu dengat sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik dalam setiap event dan kompetisi.
Sehingga dengan bermodalkan semangat juang yang tinggi, usaha yang maksimal, persiapan yang mantap, ditambah rasa optimisme yang kuat serta selalu berserah diri atas setiap keadaan kepada Allah swt, hasil yang dicapaipun tidak akan pernah menghiati usaha yang telah kita lakukan.

Hal itu juga yang dirasakan oleh kedua Team perwakilan Fatih Bilingual School putra dimana dengan penuh rasa syukur setelah berjuang dengan segala kemampuan selama 3 hari berturut-turut, mulai dari tingkat regional Banda Aceh, sampai ke tingkat provinsi Aceh dalam ajang Cerdas Cermat i-SAT VI Unsiyah 2017, ke 2 team pejuang Fatih kembali berhasil mengalahkan team-team terbaik yang diutus oleh masing-masing kabupaten dalam ajang i-SAT 2017 yang diadakan oleh Fakultas Tekhnik Unsiyah.
Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan, team FATIH selalu berusaha tampil maksimal dalam stiap lomba, sehingga berkat usaha dan semangat mereka, keberhasilan dan kemenanganpun seolah berlari menghampiri mereka. Sehingga tak ayal selain mengungguli skor pertandingan dalam setiap babak, serta penampilan yang memukau, kemampuan serta keberanian merekapun berhasil menyita perhatian para juri dan peserta lainnya. Oleh sebab itu selain dengan kemenagan yang mereka peroleh dipanggung kompetesi, para siswa juga berhasil menyita perhatian hadirin melalui keunikan pribadi mereka masing-masing.
Sehingga dengan hal tersebut, mereka juga sukses mempromosikan fatih kepada khalayak yang awalnya mungkin belum terlalu kenal dengan Yayasan Fatih Bilingual School.


Oleh karena itu kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik berupa meteril, moril serta doanya. Dan kami juga mengucapkan selamat untuk kedua team yang telah berhasil memberikan yang terbaik untuk mereka pribadi, keluarga dan FATIH Bilingual School khususnya.

Adapun jawara FATIH kali ini adalah sebagai berikut:

Juara 1 Team FATIH B
Raiyan Ananda Lubis
M Irham Faraby Abdi
M Fatan Hasanudin

Juara 2 team FATIH A
M Afuw Mudafar
Rizky Akbar Ibrahim
Muzakki

Fatih Siap Bersaing Dalam Segala Bidang

jika mendengar kabar bahwa sekolah Fatih Bilingual School berhasil meraih juara atau Predikat dalam Sains Competition seperti bidang  Cerdas Cermat, Olimpiade, dan berbagai Project, mungkin bukan suatu hal yang luar biasa lagi buat sebagian orang. Karena hampir disetiap ada event,  Fatih Bilingual School pasti akan selalu berpartisipasi dan tak jarang meraih predikat bahkan terkadang memboyong semua gelar juara yang ada, seperti yang terjadi di bulan-bulan awal  2017 ini.

Dimasa modernisasi seperti saat ini, tingkat persaingan dan tuntutan kesempurnaan begitu tinggi. Sudah wajib bagi siapapun baik itu individu maupun lembaga untuk dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas agar dapat menjaga eksistensinya. Fatih billingual school sebagai sekolah yang terhitung baru di Banda Aceh dibandingkan sekolah-sekolah lain yang lebih dulu ada. Namun usia bukan mejadi masalah selagi bisa menunjukan integritas dan kualitas yang baik.

untuk saat ini setiap orang tua menginginkan pendidikan yang terbaik baik putra-putrinya untuk mendapatkan itu maka salah satu langkah dari orang tua adalah dengan menyekolahkan putra-putri mereka di tempat yang berkualitas. Sekolah yang berkualitas dapat dilihat dari prestasi yang telah dicapai oleh sekolah itu sendiri seperti akreditasi sekolah dan  torehan prestasi yang diperoleh peserta didiknya.

Meski sekolah Fatih Bilingual School lebih menekankan kepada bidang  Sains, namun hal itu bukanlah suatu halangan untuk menjadikan siswa Fatih bisa berkarya dibidang lainnya. Karena sebenarnya hal seperti itu kembali kepada minat dan semangat para siswa masing-masing, karena pihak sekolah hanya sebagai fasilitator.

Hal itu dibuktikan para siswa Fatih dalam beberapa ajang kompetisi non Sains, seperti yang ditunjukan  oleh siswa kelas 11 yang tergabung dalam Group Music Fatih, beberapa waktu lalu berhasil meraih posisi ke 2 dalam festival  Band Competition dalam rangka Ulang tahun SMAN 3 Banda Aceh. Suatu prestasi yang patut diacungi jempol, karena hal itu merupakan prestasi yang  sangat jarang diraih oleh siswa Fatih, yang selama ini dikenal dengan prestasi akademik dan siswanya yang selalu sibuk berkutat dengan buku-buku tapi mampu menunjukan kebolehan dalam bidang seni. Masih bidang yang sama salah satu siswa Fatih Billingual school kelas 9, mampu menunjukan bakatnya dalam bidang tarik suara dengan menempati posisi tiga dalam lomba menyanyi solo tingkat siswa di Kota Banda aceh.

Selanjutnya prestasi siswa Fatih yang juga patut diacungi jempol adalah datang dari ajang dan bidang yang berbeda, dimana dalam bidang ini sangat membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Dimana salah satu dari 3 team  utusan  Fatih Bilingual School berhasil meraih satu dari 3 kategori dalan ajang Rubber Power Plane yang diadakan oleh Fakultas Tekhnik Unsiyah.

Ajang yang memperlombakan cara dan tekhnik dalam membuat pesawat sederhana dengan bahan yang sangat sederhana juga (berbahan kayu dan kertas minyak, karet ketapel dan cup bekas mie instant), selain memperlombakan tekhnik dan cara pembuatan, dalam kompetisi ini juga menguji cara menerbangkan pesawat yang telah dibuat oleh para peserta. Namun sebelum mengikuti lomba tersebut, para peserta juga sudah diberikan tips dasar tentang pesawat tersebut oleh para panitia penyelengara.

meski hanya sebagai  Runner Up, namun untuk hal itu cukup membanggakan, karena selain sebagai ajang perdana, mereka juga berhasil mengungguli 18 team lainnya dari berbagai sekolah di provinsi Aceh. (AHM@008)

FATIH BERBAGI, BUKTI KECINTAAN TERHADAP TELADAN UMAT

Setiap insan didunia ini pasti menginginkan untuk dapat menikmati hidup dengan penuh kebahagian, tanpa rintangan atau masalah yang menghadang, oleh karena itu, terkadang banyak sekali insan yang sering menyalahi suratan takdir yang ia jalani, hal itu sebenarnya disebabkan Karena kurangnya rasa syukur terhadap apa yang telah didapatkan.

Pada hakikatnya, kebahagian hidup itu adalah bukan seberapa banyak kita menerima, namun kebahagian yang hakiki adalah seberapa banyak kita dapat memberikan apapun yang kita punya untuk orang-orang yang ada disekitar kita, baik dalam bentuk material, kasih sayang, waktu serta banyak lagi hal lain yang bisa kita berikan kepada orang lain.

Itulah yang menjadi motivasi utama sekolah Fatih Bilingual School untuk selalu berbagi dalam setiap moment, seperti melaksanakan pemotongan hewan Qurban saat Idul Adha, dan juga diawal-awal tahun 2017 kemarin, yayasan Fatih Bilingual School kembali melaksankan kegiatan berbagi 450 Paket Tas Sekolah kepada Anak yatim se kota Banda Aceh, hal itu juga juga dilaksanakan dalam rangka memperingati hari besar Islam, yakni Maulid Nabi Muhammad saw.

Selain pembagian Paket Tas Sekolah untuk 450 Anak yatim, pihak Yayasan juga mengadakan acara makan bersama para anak yatim serta para wali siswa FBS, hal itu bertujuan agar rasa kebersamaan dan Ukhwah selalu tumbuh dalam relung hati kita. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah selain sebagai event tahunan, juga sebagai upaya pengamalan sunnah Rosulullah saw sebagai bukti kecintaan kita sebagai umatnya terhadap beliau.

Selain itu kegiatan tersebut juga sebagai bentuk pengajaran langsung terhadap siswa khususnya siswa Fatih Bilingual School tentang betapa penting dan indahnya saling berbagi dan memberi kepada sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Karena dengan adanya kegiatan seperti itu, pihak sekolah bisa langsung melibatkan seluruh siswa untuk ikut andil dalam legiatan tersebut, mulai dari pendataan anak-anak yatim baik yang ada dipanti Asuhan maupun yang tinggal dengan keluarga sendiri, bagaimana cara mendapat donasi dll. Oleh Karena itu selain mendapatkan pahala karena amal berbagi seperti yang di perintahkan dan dijanjikan oleh Allah swt, banyak sekali hal positif yang bisa diambil dalam kegiatan tersebut.

Semoga dengan kegiatan tersebut, dapat menumbuhkan kembali rasa keimanan kita, kecintaan kita terhadap Rosulullah serta bisa meningkatkan jiwa social dan peduli terhadap lingkungan sekitar kita, seperti yang telah dicontohkan oleh Rosullah saw. Amin InsyaAllah.

FATIH DOMINASI JUARA DI AJANG TAHUNAN SSG UI

Ibarat Kata Pepatah bijak mengatakan, bahwa “Kesempatan itu Tak Akan Pernah Datang Dua Kali” Namun Pepatah lain juga mengatakan bahwa “Pengulangan Sejarah itu Terkadang terjadi berulang-ulang Tanpa kita sadari”.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Begitu juga yang yang terjadi dengan Sekolah Fatih Bilingual School, dimana Angin Segar seolah selalu berhembus tanpa henti menghampiri. Hal itu merupakan suatu anugrah yang patut disyukuri. Karena berkat usaha dan perjuangan hebat para siswa-siswa Laskar Fatih, diawal tahun 2017 ini, Sekolah Fatih Bilingual School Kembali unjuk prestasi dan kebolehan, dengan keberhasilan para Laskar Fatih menyabet 3 dari 4 Nominasi juara sekaligus dalam ajang tahunan yang diadakan oleh SSG UI (Saman UI Saweu Gampong 2017) yang diadakan oleh para pemuda aceh yang sekarang sedang menjalani study atau tergabung sebagai Mahasiswa UI yang diadakan  pada pertengahan bulan Januari 2017 kemarin.

Tak ada kata terlambat untuk berprestasi dan menjadi yang terbaik, dan seolah tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang masih ada,  para Laskar Fatih yang terdiri dari siswa-siswa kelas 12 ini berhasil meraih 2 gelar juara sekaligus dalam ajang Lomba Cerdas Cermat SSG UI dan hanya menyisakan 1 kesempatan bagi perwakilan sekolah lain.

Dua team yang mewakili sekolah Fatih Bilingual School, Baik team A maupun B, selalu berusaha tampil maksimal disetiap Babak yang ada, mulai dari babak penyisihan, Semi Final bahkan sampai Final, dan berkat usaha, kerja keras serta ketelitian mereka dalam mengikuti lomba tersebut, alhamdulillah kedua team tersebut berhasil memimpin jalannya pertandingan dalam setiap babak dengan skor telak nan fantastis.

Adapun para Laskar Fatih yang berhasil menjadi jawara diawal tahun 2017 ini adalah sebagai berikut: Dimana juara Pertama di raih oleh Team Fatih B (Hatta Muhammad Misra, Hafizh Muyassar dan Husnul Nawafil) dengan skor telak, sedang juara ke 3 berhasil diraih oleh team Fatih A (Ahmad Syafiq, Dian Afif dan Angdrico)

Selanjutnya masih diajang yang sama namun dalam bidang yang berbeda, utusan Fatih yang di wakili oleh Muhammad Alif Aqsa, seolah tak mau kalah dengan sahabat-sahabat seperjuangannya dalam hal berprestasi, ia juga ikut menyumbangkan prestasi yang tak kalah keren daripada teman-temannya, dimana ia berhasil menjadi peraih Top Skor TRY OUT Saintek, yang diikuti oleh lebih dari 600 siswa dari sekolah menegah Atas (SMA) yang ada di ACEH. Hal itu tidak bisa didapatkan begitu saja, melainkan membutuhkan usaha yang kuat serta jam belajar yang ekstra dari biasanya. Karena bak kata pepatah bahwa jika ingin mendapatkan hasil yang luar biasa maka harus dengan usaha yang luar biasa pula.

FATIH SEHAT DENGAN SENAM ASRAMA SEHAT

Bak kata pepatah, Al Aqlussaalim Fill Jismissaalim (Akal yang sehat dan cerdas terdapat dalam jiwa yang kuat dan sehat) hal itu yang ingin coba diterapkan oleh yayasan Fatih Bilingual School. Dimana tidak hanya memperhatikan masalah Akademik dan Prestasi Siswa saja, tetapi kesehatan dan kebugaran siswa juga menjadi perioritas yang tidak kalah penting.

Hal itu diwujudkan adanya berbagai cabang Eskul dibidang olahraga yang disediakan oleh pihak sekolah, dan pihak asrama Fatih Bilingual School juga tidak mau ketinggalan ikut berpartisipasi dalam program tersebut, hal itu direalisasikan pihak Asrama dengan menggalakan semua siswa asrama mengikuti senam pagi setiap dua kali seminggu yang dilaksanakan hari selasa dan sabtu setelah taddarus Alqur’an selepas Shalat Subuh berjamaah.

Hal itu juga mendapat respon yang sangat bagus dari para siswa, dimana mereka sangat bersemangat dalam mengikuti Senam tersebut, bahkan sebagian siswa sampai ketagihan untuk senam, sehingga hampir setiap hari mereka bertanya kepada pihak pembina kapan akan akan dilaksanakan senam lagi.

Selain dapat menyehatkan Jasmani, senam pagi tersebut juga sangat seru, karena disamping diiringi dengan musik dan gerakan yang energik, Senam pagi tersebut juga  merupakan hal yang baru terkhusus bagi siswa asrama Fatih.

Saat dikonfirmasi atau diwawancara mengenai tanggapan mereka mengenai kegiatan senam tersebut, hampir seluruh siswa Fatih Putra sangat  mengapresiasi kegiatan tersebut. seperti yang disampaikan oleh Surya Perdana siswa kelas 8 SMP Fatih Bilingual School “Acara Senam Pagi seperti ini sangat bagus dan perlu dipertahankan, karena selain menyehatkan juga bisa menjaga stamina saat belajar di kelas, karena terkadang saat belajar dikelas sering ngatuk karena bawaan lemas saat bangun tidur, namun kalau udah senam akan lebih semangat karena kita sudah diajak gerak-gerak-badan dulu, jadi bisa lebih seger saat pelajaran pertama dimulai” ujarnya

Selain diikuti oleh para siswa, para pembina Asramapun tidak mau kalah dengan para siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut

Asyiknya Baca buku di Tenda

Gambar : siswa SD Fatih Billingual School sedang melakukan reading camp pada selasa (13/12)

Reading Camp merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap akhir smester di sekolah Fatih Billingual School (FBS). Biasanya kegiatan ini diadakan seusai ujian sekolah baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Akhir (SMA). Siswa diharuskan untuk ikut reading camp ini karena merupakan agenda wajib sekolah. Banyak manfaat yang didapat melalui kegiatan ini salah satunya dapat menambah wawasan dan pengertahuan. Karena dengan banyak baca bisa banyak tahu. Selain itu juga reading camp dapat membiasakan siswa untuk membaca yang kemudian dapat menciptakan budaya membaca dilingkungan siswa.

Namun bagi siswa sebagian besar siswa membaca adalah kegiatan yang membosankan, tidak jarang buku malah menjadi hal menyebalkan bagi para siswa. Berhadapan dengan rangkaian huruf, kata dan kalimat apalagi bacaannya susah dipahami maka tidak heran banyak buku ditinggal tidur oleh para pembacanya heee….

Begitu pun dengan reading camp yang ada di sekolah Fatih Billingual School (FBS), dimana para siswa kurang antusias menggikutinya dengan beragam alasan. Hal ini cukup wajar apalagi siswa harus dihadapkan dengan buku berjam-jam, ngak kebayangkan apalagi untuk seusia anak SD. Maka dari itu perlu adanya kreatiftas yang dilakukan dalam reading camp agar tidak terkesan membosankan.

Membaca sambil berkemah? itu hal yang menarik yang dilakukan oleh para siswa SD Fatih Billingual School (FBS) pada acara reading camp kali ini. Siswa diajak untuk membuat kemah di dalam kelas seakan-akan sedang berada di hutan atau dialam terbuka. Didalam tenda-tenda inilah siswa membaca buku, dalam setiap tenda sendiri ada sekitar 4-5 siswa. Dengan konsep seperti ini siswa tidak hanya dihadapkan dengan buku saja tetapi siswa juga bisa sambil bermain, saling mengunjungi tenda-tenda.

Dengan cara ini siswa lebih bersemangat dan antusias mengikuti reading camp tanpa harus terbebani dengan hanya membaca buku saja. Membaca ditenda-tenda seakan berada dialam luar memberikan sensasi yang berbeda bagi anak-anak, seolah mereka bisa merasakan dengan berada di hutan atau ditaman. Kerennkan. Dengan cara yang kreatif seperti ini membaca jadi lebih menyenangkan dan tidak membuat mata ngantuk apalagi sampai bosan. Keseruan yang diciptakan akan membuat siswa menjadi lebih semangat dan rasa ingin membacanya meningkat. Kan bagus kalau banyak membaca bisa tambah pintar dan berwawasan luas. Orang tua mana yang tidak ingin anaknya pintar?. (IMAN)

FATIH KEMBALI UNGGULI LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT KOTA BANDA ACEH

cc

“Tak ada kata  terlambat ataupun tua untuk menjadi yang terbaik, bahkan seharusnya makin tua semakin baik”, mungkin itu ungkapan yang tepat untuk ketiga sang jawara fatih (Yang tergabung dalam Team 3 PKM (3 Pria Kaca Mata) yang kembali berhasil menambah rentetan prestasi baik untuk mereka pribadi maupun Fatih Bilingual School di penghujung Bulan November 2016 lalu.

Hal itu dibuktikan oleh para pejuang Fatih dalam ajang Lomba Cerdas Cermat yang diadakan oleh AMSA FK UNSYIAH  beberapa waktu yang lalu.

Dalam ajang yang sama juga, para pejuang Fatih berhasil membuat pesaingnya hampir bertekuk lutut, karena seluruh team utusan Fatih berhasil masuk ke babak semifinal, selanjutnya team fatih terus melesat dan menempatkan dua teamnya di babak final dengan 2 pertandingan yang berbeda, dan dari masing-masing pertandingan, para jawara fatih selalu memimpin pertandingan dan juga dengan skor yang sangat fantastik.

Keberuntungan itupun berlanjut hingga kebebak Final dan usainya pertandingan, seolah tak ingin memeberi kesempatan pada team lawan untuk memimpin pertandingan, ketiga peserta dari 3 PKM (DA, HN, MAA)  melahap hampir semua jatah pertanyaan yang ditujukan untuk mereka, selain itu mereka juga seolah tak menyia-nyiakan kesempatan, yakni dengan melahap soal lemparan dari team lain yang belum berhasil dijawab.

Namun disaat dan pertandingan yang sama, keberuntungan seolah menjauh dari team Ryan dkk , yang mana saat babak perempat Final mereka berhasil memimpin skor pertandingan, namun harus takluk dengan team saingannya di babak final, hal itu mungkin karena faktor keberuntungan dan juga ketepatan dalam menjawab pertanyaan.

Kendati demikian performance para Jawara Fatih cukup membuat panas dan seru jalanan pertandingan.

DOA & HARAPANKU UNTUKMU SANG PELITAKU (Fatih Teacher Day)

“Guru,  engkau laksana embun penyejuk jiwaku

Engkau bagaikan pelita digelapnya hidupku

Pesanmu laksana tuah dan lentera

Yang tak akan pernah padam sampai tua

Ilmu yang engkau berikan lebih berharga

Dari pada emas bahkan permata

Inilah ungkapan terimaksihku untukmu

Wahai sang pelita hidupku”

 dsc_0229

Sebuah ungkapan yang sebenarnya tak akan cukup untuk membalas semua jasa para guru yang telah dengan tulus ikhlas mengajarkan serta memberikan semua ilmu yang ia punya demi kesuksesan  para murid/siswanya.

Karena seperti yang kita ketahui Tak akan pernah sukses dan pandai seorang murid, tanpa adanya seorang guru, dan tak akan maju suatu negara atau bangsa tanpa adanya peran seorang guru. Oleh karena itu, sugguh besar jasamu wahai para guru, meski terkadang perjuanganmu serta pengorbananmu sering dilupakan.

Kendati demikian, tak semua kacang akan lupa dengan kulitnya, dan Tak semua murid akan melupakan Jasa para gurunya.

dsc_0189

Hal itu telah dibuktikan oleh para siswa Fatih Bilingual School.

Dimana saat moment peringatan hari guru beberapa waktu yang lalu, para siswa yang diprakarsai oleh OSIS FBS mempersembahkan sebuah event untuk memperingati hari guru. Dan Dalam acara tersebut diisi dengan rangkaian  kegiatan yang sangat berkesan untuk para guru maupun hadirin yang menyaksikan.

Selain dikemas dengan konsep yang simple dan menarik.

acara tersebut juga diisi dengan persembahan para siswa yang sangat menghibur dan bisa menguncang isi perut, serta membuat para hadirin haru. seperti saat pembacaan surat untuk guruku yang dibacakan oleh pemenang lomba menulis surat untuk guru.

Selanjut dalam acara tersebut juga para siswa yang diwakili oleh siswa kelas sebelas juga memberikan bingkisan sebagai ungkapan rasa syukur dan terimaksih untuk para guru. Dan diahir acara tersebut para siswa juga menuliskan doa serta harapan untuk guru kesayangannya masing-masing.

dsc_2464

 

 

Kecap Manis Taklukkan Seven Warriors

Pada hari Jumat (30/10) tim Kecap Manis bertanding melawan tim Seven Warriors lapangan futsal Fatih Bilingual School. Kecap Manis memang sangat diunggulkan karena mereka mempunyai pemain yang sangat bagus seperti Kausar dan Abhil. Seven Warriors juga tidak mau kalah, mereka mempunyai Fikar dan Hilal yang bagus di lini depan.

Sejak menit awal, Kecap Manis bermain dominan. mereka menguasai jalannya pertandingan. Dan Seven Warriors pun memang terlihat sangat gerogi. Benar saja, pertandingan dimenangkan oleh tim Kecap Manis dengan skor 5-2. Dua gol dari Seven Warriors disumbangkan oleh Fikar dan Hilal dan lima gol dari Kecap Manis dicetak oleh Afdhal,Arya,dan hattrick yang dicetak oleh Abhil. “Kami memang bermain bagus, mereka juga bagus. Mungkin kami menang karena mereka belum berpengalaman.” Kata Abhil yang menjadi Man of the match pada pertandingan itu.

Page 1 of 41234